7584 – Penunjukan Maskapai Penerbangan Haji, Masih Dikaji Intensif

asSalaamu’alaykum.

Penunjukan Maskapai Penerbangan Haji, Masih Dikaji Intensif
Kamis, 28-07-2011 00:00
Solo (Pinmas) — Pemerintah belum penunjukkan maskapai yang terlibat dalam operator penerbangan haji 2011. Termasuk menetapkan keikutsertaan Batavia Air pada musim haji tahun ini. Hal ini disampaikan Menteri Suryadharma Ali usai meresmikan Institut Agama Islam Negeri Surakarta, Solo, Kamis (28/7).

Menag mengatakan, hingga saat ini pihaknya sedang melakukan kajian intensif dengan Kementerian Perhubungan terkait kesiapan dan tawaran yang diajukan pihak Batavia. Berbagai kemungkinan akan dikaji. Hal itu karena permintaan melibatkan maskapai lain selain Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airlines, merupakan salah satu kesimpulan antara pemerintah dan komisi VIII DPR-RI beberapa waktu lalu.
Dilibatkan atau tidak, menurut Menag, tergantung pada kemampuan maskapi tersebut memenuhi 33 persyaratan penerbangan haji. Berdasarkan kajian sementara, pihak Batavia telah menunjukkan komitmen memenuhi persyaratan itu.
Terbukti, kata Menag, pada rapat kerja dengan DPR belum lama ini, awalnya hanya 22 persyaratan yang baru terpenuhi. Kini tinggal satu dua persyaratan yang tersisa. Pihaknya pun berharap persyaratan yang tersisa bisa segera terpenuhi.

Namun, pihaknya belum bisa memutuskan keikutsertaan maskapai tersebut. “Paling lambat minggu depan keputusannya sudah ada,” katanya.
Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bhakti S Gumay, menegaskan hal sama. hingga saat ini belum ada penentuan maskapai manakah yang akan ikut serta dalam penerbangan haji 2011. Kajian itu tengah dilakukan oleh tim verifikasi. Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bhakti S Gumay.
Ia mengatakan penentuan terlibat atau tidakkah Batavia Air berada dalam wewenang Kementerian Agama. Tugas yang dijalankan oleh instansinya itu sebatas menyampaikan data terkait kesiapan maskapai tersebut.
Data itu lalu, kata Herry, disampaikan sebagai bahan pertimbangan Kementerian Agama untuk menunjuk maskapai. Namun, pihaknya enggan menjawab ketika disodori pertanyaan laik atau tidakkah maskapai penerbangan Batavia Air untuk terlibat sebagai operator haji tahun ini. “Tergantung Kemenag,” katanya.
Jaminan Kualitas
Wakil Ketua Komisi VIII, Ahmad Zainuddin meminta agar faktor kualitas pelayanan menjadi pertimbangan utama. Keterlibatan banyak maskapai tak lantas mengabaikan jaminan kenyamanan dan keamanan bagi para jamaah. Diakui, maskapai yang selama ini dilibatkan telah memiliki pengalaman. Dari sisi ini, kecil kemungkinan muncul masalah krusial.
Kendati demikian, kata Zainuddin, hal ini tidak berarti menafikan keterlibatan maskapai lain dengan mendepankan aspek kualitas. Apalagi, dengan melibatkan banyak maskapai memungkinkan menekan harga.
Jika batas atas harga penerbangan yang disepakati sebesar USD 2010, kata Zainuddin, besar kemungkinan apabila harga avtur tidak mengalami kenaikan selama musim haji, maka BPIH bisa lebih murah dari yang ditetapkan saat ini, yaitu Rp30.771.900 . “Jika itu terjadi, teknis apakah dikembalikan atau jadi dana abadi umat itu terserah pemerintah,” katanya. (rep/nashih)
Diupload oleh TS (-) dalam kategori Haji pada tanggal 28-07-2011 00:00

©2010 Kementerian Agama Republik Indonesia
http://m.kemenag.go.id/berita.php?id=7584


Daftar isi: Hajji 1432H – 2011M


Jumat, 22-07-2011 7571 – Belum Diputuskan Maskapai Lain Untuk Haji

Leave a Reply (Tulis Pesan)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: